Bacaan: Kejadian 31-32
Fokus: Kejadian 32:28

BERGUMUL DAN MEMANDANG WAJAH-NYA DALAM KEHIDUPAN

Terdapat sebuah lagu yang terkenal dan di dalam lagu tersebut terdapat pernyataan, bahwa Tuhan itu tidak jauh, melainkan hanya sejauh doa: “DIA hanya sejauh doa.” Jadi dapat dikatakan, bahwa Tuhan itu dekat dengan kita. Kita dapat mengutarakan segala pergumulan kita kepada-Nya. Bahkan, seperti antara Abraham dan Tuhan ketika terjadi tawar-menawar tentang keputusan Tuhan yang akan membinasakan ​Sodom dan Gomora, Abraham tawar menawar dengan Tuhan, dari jumlah 50 sampai 10, dan Abraham dalam pergumulan tersebut selalu berhasil, meskipun pada harinya tidak dijumpainya jumlah 10 orang yang berlaku benar. Tetapi dalam konteks itu Abraham selalu berhasil dalam doa syafaat itu.

Dalam fokus kita hari ini, Yakub bergumul dengan seseorang tak dikenal. Dalam pergumulan tersebut, Yakub memiliki ketahanan yang mantab, sehingga orang tersebut menyayakan, bahwa Yakub menang dalam pergumulan tersebut, meskipun orang tersebut berhasil mematahkan pangkal paha Yakub. Meski ada pernyataan tentang Yakub telah menang, sebenarnya makna kata “menang” di sini bukan tentang menang atau kalah dalam sebuah pertandingan. Yang dimaksud di sini adalah ketahanan Yakub dalam bergumul. Dia tetap bertahan dan tangguh untuk tetap bergumul dengan Tuhan sampai mendapatkan. Sama seperti Abraham di atas.

Di dalam kehidupan kita, ketika kita mengalami pergumulan hidup, datanglah kepadanya, tanpa henti, seperti sikap Yakub di atas. Bergumul sampai ada jawaban Tuhan, apapun jawabannya.

​SOLI DEO GLORIA

16 Juli 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *