Bacaan: Kejadian 43-44
Fokus: Kejadian 43:24-34

KASIH YANG MELAMPAUI SETIAP SEKAT

Pada perikop fokus, diberitakan sebuah hukum Mesir yang membuat sekat-sekat kebangsaan. Hukum tersebut tertulis pada ayat 32 yang berbunyi: “Lalu dihidangkanlah makanan, bagi Yusuf tersendiri, bagi saudara-saudaranya tersendiri dan bagi orang-orang Mesir yang bersama-sama makan dengan mereka itu tersendiri; sebab orang Mesir tidak boleh makan bersama-sama dengan orang Ibrani, karena hal itu suatu kekejian bagi orang Mesir.” Hukum tersebut membuat sekat-sekat pembedaan antar bangsa (antara orang Mesir dan orang non-Mesir) dan antar kedudukan (antara Yusuf sebagai penguasa dan rakyat biasa).
Namun pada ayat 34 dikatakan, bahwa Yusuf duduk bersama dengan saudara-saudaranya dalam satu meja. Saudara-saudara Yusuf makan minum bersama Yusuf dengan gembira dan bersuka ria. Kasih Yusuf melewati dan menembus batas dan sekat. Meski hukum tidak membolehkannya, tetapi kasih jauh lebih dari setiap sekat itu.
Kasih di dalam umat Kristen harusnya juga melampaui dan menembus setiap sekat yang membatasi, yaitu suku, ras, kedudukan, kaya/miskin, dll. Kasih Kristus yang mempersatukan.

SOLI DEO GLORIA

22 Juli 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *