Bacaan: Kejadian 45-46
Fokus: Kejadian 45:24

KASIH YANG MENDAMAIKAN

Pada pasal 45 ini Yusuf menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya kepada saudara-saudaranya. Yusuf sama sekali tidak memiliki rasa dendam kepada saudara-saudaranya. Ia melihat apa yang terjadi di dalam kisah hidupnya dalam pandangan yang positif. Ia melihat, bahwa Tuhan yang merancangkan itu semua untuk sebuah rencana yang terbaik bagi Israel. Jadi Yusuf menggugah saudara-saudaranya untuk tidak saling menyalahkan satu sama lain, untuk tidak takut karena apa yang telah diperbuat. Yusuf menyatakan, bahwa inilah saatnya untuk saling mengasihi dalam kedamaian.
Ketika saudara-saudaranya akan pulang ke Kanaan untuk menjemput Yakub, ayah mereka, Yusuf pun berpesan. Yusuf tahu akan karakter saudara-saudaranya yang suka untuk berselisih paham satu sama lain. Sebagai juru damai yang mengasihi mereka, Yusuf berpesan untuk “jangan berbantah-bantah di jalan.” Yusuf menanamkan kasih kepada saudara-saudaranya, karena kasih itu mendamaikan.

SOLI DEO GLORIA

23 Juli 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *