Bacaan: Keluaran 1-2
Fokus: Keluaran 2:23-25

TUHAN TAK PERNAH LUPA AKAN JANJI-NYA

Setelah Yusuf meninggal dunia dan lama setelah itu, seiring anak-anak Yakub beranak-cucu memenuhi Mesir, bergantilah dinasti yang menguasai Mesir. Saat itu kerajaan Mesir dipimpin oleh Firaun yang sangat jahat. Ia bertanggungjawab atas perbudakan umat Israel dan pembunuhan anak-anak lelaki Israel. Kehidupan umat Israel sangat menderita di bawah kepemimpinan raja ini.

Umat Israel menjerit dan meratap atas perbudakan itu. Jeritan minta tolong tersebut sampai kepada Tuhan. Ada empat kata kerja yang dipakai untuk tindakan Tuhan atas hal ini, yaitu “mendengar”, “mengingat”, “melihat” dan “memperhatikan”. Kata “mendengar” yang dipakai di sini berarti “mendengar doa”. Teriakan minta tolong dari orang Israel tersebut adalah sebuah doa yang didengar oleh Tuhan. Ketika Dia mendengar doa umat-Nya, maka Ia mengingat akan perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub, bahwa tanah Kanaan telah diberikan kepada umat Israel. Sebagai tindakan mendengar dan mengingat tersebut, maka Ia “melihat”. Kata “melihat” berarti Ia peduli akan penderitaan umat-Nya. Maka Ia “memperhatikan”, yang artinya “bertindak”.

Ia adalah Tuhan yang ingat dan menepati janji-Nya. Kepedulian dan tindakan-Nya kepada kita adalah sebagai wujud akan kesetiaan-Nya pada janji Tuhan kepada kita.

SOLI DEO GLORIA

26 Juli 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *