Bacaan: Keluaran 11-12
Fokus: Keluaran 12:43-49

PENETAPAN HARI RAYA PASKAH

Perikop fokus kita berbicara tentang penetapan hari raya paskah bagi umat Israel. Pada mulanya Paskah dihubungkan dengan Tuhan menyelamatkan seluruh anak sulung umat Israel melalui tanda darah anak domba. Melalui darah anak domba, maka anak-anak sulung Israel terselamatkan. Sedangkan anak-anak sulung bangsa Firaun, bahkan anak-anak sulung ternak mereka, semuanya mati oleh karena tulah kesepuluh. Kemudian, secara kebangsaan, hari raya Paskah dimaknai sebagai terbebasnya bangsa Israel dari perbudakan Mesir oleh karena Tuhan mengasihi mereka.

Di dalam Perjanjian Baru, makna Paskah kembali kepada makna awal, yaitu Tuhan menyelamatkan yang sulung dari kematian oleh karena darah anak domba. Tuhan Yesus adalah Anak Domba yang telah mati mengorbankan diri-Nya. Melalui pengobanan Darah Anak Domba inilah, maka semua umat manusia yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh kehidupan kekal. Kita memang bukan orang Israel. Tetapi pada ayat 12:48 dinyatakan, bahwa orang asing (bukan Israel) yang telah disunat layak untuk merayakan Paskah, dan mereka dianggap sebagai orang asli (orang Israel asli). Melalui Kristus kita terhisab sebagai orang Israel asli dan layak merayakan Paskah, bahwa Darah Anak Domba telah menyelamatkan kita yang percaya.

SOLI DEO GLORIA

31 Juli 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *