Bacaan: Kejadian 7-8
Fokus: Kejadian 8:15-22

MENYERTAKAN TUHAN DI AWAL KEHIDUPAN

Setelah air bah surut, Nuh dan keluarga serta binatang-binatang yang ikut dalam bahtera, semuanya turun keluar dari bahtera. Dalam hal ini, Nuh sebagai kepala keluarga atau sang pemimpin (dunia) ketika keluar dari bahtera berbuat sesuatu yang sangat penting, yang akan mengubah dunia. Apa yang dilakukan Nuh untuk pertama kali akan menapaki kehidupan di dunia ini? Tidak lain dan tidak bukan adalah mendirikan mezbah. Ayat 20 mengatakan: “Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN … ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu.” Mendirikan mezbah dan mempersembahkan korban adalah tindakan mengucapsyukur kepada TUHAN. Yang dilakukan oleh Nuh pertama kali setelah keluar dari bahtera, untuk menapaki di awal kehidupan ia menyertakan TUHAN di dalam kehidupan ini.

Apa yang terjadi jika Nuh menyertakan TUHAN di awal kehidupannya? Pada ayat 21 TUHAN berfirman: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.” Melalui tindakan ini, Nuh menjadi berkat bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, dan bahkan bagi dunia.

Marilah kita selalu memulai kehidupan kita bersama dengan TUHAN melalui perenungan kita pada Firman-Nya, melalui pembacaan Kitab Suci. TUHAN akan selalu menyertai setiap kehidupan kita.


SOLI DEO GLORIA

4 Juli 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *